Api Unggun

Jl. Lembang No. 177B, Lembang, Bandung

022 2787105,022 2784750

Api Unggun Lembang Bar & Pizza adalah sebuah restoran bandung yang dibangun dengan mengusung tema ” African Jungle “, sangat unik dimana setiap tamu yang datang dan akan leluasa menikmati keindahan alam sekitar dari bangunan yang tidak banyak tembok dan dindingnya ini.

Menatap hamparan pepohonan hijau di tempat yang jauh dari keramaian dengan Hawa sejuk di siang dan dingin di malam hari di tempat ini, penulis jamin akan memanjakan anda dan betah berlama-lama untuk kongkow-kongkow di sini.


Visited 233 times, 2 Visits today

Mari Berdiskusi

Silahkan Review

Notify
avatar
wpDiscuz

Orang lain juga mencari

Siliwangi Water Park Terletak di kawasan Jl.Belitung/Lombok No.10 (Komp. Stadion Siliwangi). Terdiri dari Kolam Renang Anak dan Dewasa. Ada yang berbeda dengan kolam renang anak lainnya yaitu disediakan area berpasir. Anak-anak dapat berkreasi seperti layaknya di pantai. Satu-satunya Kolam renang di tengah kota dengan suasana alam yang asri.

Siliwangi Swimming pool air hangat dengan wahana baru : Siliwangi Adventure Land selain itu menyajikan aneka menu makanan dan minuman tradisional yang lezat dan murah. Kolam anak dilengkapi dengan papan luncur dan area pasir pantai yang membuat anak-anak merasa seperti sedang dipantai. selain itu siliwangi water park juga memiliki fasilitas convention hall, toko olah raga speedo, ruang sauna, dan oasis resto & lounge

Posted In  Destinasi LiburanKolam Renang and  Permainan & Wahana

Wisata Eling Bening memiliki konsep modern resort dengan berbagai fasilitas yang lumayan lengkap. Sangat cocok untuk dijadikan tempat rekreasi bersama keluarga, tempat meeting dan gathering, prewedding dan wedding party.

Eling Bening Bawen ini berhasil mencuri perhatian para wisatawan dan menjadi salah satu tujuan wisata favorit terbaru di Semarang.

Posted In  Destinasi LiburanHiburanRestoran and  Wisata

Goa Pindul saat ini merupakan salah satu Obejct Wisata terbaik di Gunung Kidul Jogjakarta yang menyuguhkan kegiatan yang mengasyikkan dan seru yaitu perpaduan wisata air dan jelajah goa dengan waktu kurang lebih 45-60menit perjalanan menyusuri sungai sepanjang 300 meter.Di dalam Goa pindul anda akan dapat menikmati pemandangan yang sangat menawan seperti stalaktit Goa dan pencahayaan goa yang unik menerobos melalui celah atap goa. Dalam melakukan wisata ini anda akan dipandul oleh seorang pemandu yang sudah berpengalaman tentunya

Posted In  HangoutPermainan & Wahana and  Wisata

PT Palawi Risorsis merupakan anak perusahaan Perum Perhutani yang pada awal didirikannya (dengan nama PT. Perhutani Alam Wisata) untuk mengelola dan mengusahakan obyek wisata alam. Pada perkembangannya untuk mendukung obyek wisata alam dikembangkan juga aktivitas-aktivitas didalamnya yang bersifat alamiah dan adventure, seperti outbound dan wisata organik.

Unit Kerja / Business Unit

Wana Wisata Coban Rondo

home Desa Pandesari,

Kec. Pujon Malang 65391

phone 62 -341 5025241 / 7057569
fax 62 – 21 78834061

Wana Wisata Baturraden

home Jl. Bumi Perkemahan,

Wana Wisata Baturraden

Banyumas 53151

phone 62 -281 681001, 681616 / 681328
fax 62 – 281 681001

Kantor Perwakilan / Branch Office

Bandung

home Jl. Laswi No. 1 Bandung
phone 62 -217215758 / 721 4343
fax 62 -21 7215758

Semarang

home Gedung Perhutani Lantai Dasar,

Jl. Pahlawan no. 15-17 Semarang

phone 62 -217215758 / 721 4343
fax 62 -21 7215758

Surabaya

home Gedung Perhutani Lantai Dasar,

Jl.Genteng Kali No. 49 Surabaya

phone 62 – 31 5476995
fax 62 – 31 5492062

Posted In  Industri & PerusahaanIndustri LainnyaPermainan & Wahana and  Wisata

Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda awalnya berstatus sebagai hutan lindung (Komplek Hutan Gunung Pulosari) yang batas-batasnya ditentukan pada tahun 1922.

Sejak kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 secara otomatis status kawasan hutan negara dikelola oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Djawatan Kehutanan.

Kawasan hutan ini dirintis pembangunannya sejak tahun 1960 oleh Bapak Mashudi (Gubernur Jawa Barat) dan Ir. Sambas Wirakusumah yang pada waktu itu menjabat sebagai Administratur Bandung Utara merangkap Direktur Akademi Ilmu Kehutanan, dan mendapat dukungan dari Bapak Ismail Saleh (Menteri Kehakiman) dan Bapak Soejarwo (Dirjen Kehutanan Departemen Pertanian). Pada tahun 1963 sebagian kawasan hutan lindung tersebut mulai dipersiapkan sebagai Hutan Wisata dan Kebun Raya.  Tahun 1963 pada waktu meninggalnya Ir. H. Djuanda, maka Hutan Lindung tersebut diabadikan namanya menjadi Kebun Raya Rekreasi Ir. H. Djuanda untuk mengenang jasa-jasanya dan waktu itu pula jalan Dago dinamakan jalan Ir. H. Djuanda.

Untuk tujuan tersebut, kawasan tersebut mulai ditanami dengan tanaman koleksi pohon-pohonan yang berasal dari berbagai daerah.  Kerjasama pembangunan Kebun Raya Hutan Rekreasi tersebut melibatkan Botanical Garden Bogor (Kebun Raya Bogor) , dengan menanam koleksi tanaman dari di Bogor.

Pada tanggal 23 Agustus 1965 diresmikan oleh Bapak Gubernur Mashudi sebagai Kebun Raya Hutan Rekreasi lr. H. Djuanda sebagai Embrio Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda yang dikelola oleh Dinas Kehutanan (dulu Djawatan Kehutanan Propinsi Jawa Barat).

Posted In  Bangunan BersejarahEdukasi & KursusGaleri dan BudayaHangoutMuseumRuang Publik and  Wisata

5 Maret 1929, adalah hari di saat pasangan suami istri Wiranta dan Imi dikarunia putra keenam mereka, yang kemudian diberi nama Udjo.
Udjo kecil sudah memperlihatkan bakatnya dan ketertarikannya dalam dunia seni, musik dan budaya sejak usia balita. Udjo mempelajari Angklung dalam dua tangga nada dasar, yaitu diatonik dan pentatonik, hal ini menjadikannya mahir untuk memainkan berbagai jenis musik, mulai dari musik tradisional Sunda dan lagulagu popular Indonesia, serta juga, lagu dari negara Belanda.
Kepiawaiannya dalam berkesenian terus berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Dan kemudian Udjo menjadi seorang guru kesenian di beberapa sekolah di Bandung. Keinginannya untuk terus maju mendorongnya untuk mempelajari kesenian langsung dari para maestro kesenian Sunda, mereka adalah : Mang Koko sang ahli Kecapi; Rd. Machyar Angga Kusumahdinata seorang guru gamelan; dan Daeng Soetigna sang inventor Angklung diatonik. Tak lama kemudian, Udjo didaulat untuk menjadi asisten dari Daeng Soetigna, dan kemudian mewakilinya untuk memimpin sebuah pertunjukan musik.

Saung Angklung Udjo (SAU) merupakan sebuah tujuan wisata budaya yang lengkap, karena SAU memiliki arena pertunjukan, pusat kerajinan bambu dan workshop untuk alat musik bambu. Kehadiran SAU di Bandung menjadi lebih bermakna karena kepeduliannya untuk terus melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Sunda – khususnya Angklung – kepada masyarakat melalui sarana pendidikan dan pelatihan

Dengan atmosfer segar Tatar Parahyangan di kawasan Bandung Timur, SAU menjadi tempat yang tepat untuk menikmati keunikan dari dominasi bambu, dimulai dari elemen interior dan landscape sampai dekorasi dan gemerincingnya suara alat musik bambu. Sehingga menggambarkan keharmonisan diantara alam dan budaya, karenanya, tidaklah mengherankan apabila SAU kini berkembang menjadi sebuah tujuan pengalaman wisata budaya yang lengkap – tempat untuk bisa merasakan kebudayaan sunda sebagai bagian dari kekayaan warisan budaya dunia.

Posted In  Edukasi & KursusGaleri dan BudayaKomunitas & Layanan Non ProfitKursus LainnyaLokalMusik & InstrumentOleh-oleh dan JajananSeni & Kesenian and  Wisata