FARMHOUSE Lembang

Jln. Raya Lembang Nomor 108, Cihideung Kabupaten Bandung Barat

Sabtu 09.00–21.00 Minggu 09.00–21.00 Senin 09.00–21.00 Selasa 09.00–21.00 Rabu 09.00–21.00 Kamis 09.00–21.00 Jumat 09.00–21.00

+62 22 82782400

Farmhouse merupakan salah satu destinasi wisata terbaru yang lagi ramai dikunjungi di Lembang. Jika penasaran dengan rumah Hobbit yang sangat unik dan khas itu, kamu tak perlu jauh-jauh pergi ke Selandia Baru. Cukup datang ke Lembang, lebih tepatnya ke Farmhouse Susu Lembang yang beralamat di Jl. Raya Lembang no. 108, Cihideung, Bandung, Jawa Barat. 

Farmhouse yang ada di Lembang ini merupakan tempat wisata baru yang dikelola oleh perusahaan penjual susu di Bandung. Selain rumah Hobbit, banyak juga hal lain yang dapat kamu nikmati di sini. Tempat ini sangat cocok bagi kamu yang gemar berfoto. Di sini, bisa didapati rumah-rumah bergaya Eropa, lengkap dengan taman yang mengelilinginya.

Kamu juga bisa berfoto dengan memakai kostum tradisional Eropa yang sudah disediakan. Tempat wisata yang satu ini memang didesain dengan tema pedesaan Eropa, sehingga kamu pun dapat menemukan hewan seperti biri-biri, sapi, dan kuda.

Tersedia kafe-kafe yang seperti umumnya segala hal di tempat ini, didesain dengan unik dan artistik. Fasilitas lain yang disediakan pengelola tempat ini adalah toilet dan musala. Yang pasti sekarang ada ungkapan yang lagi ngehits di kalangan wisatawan: “Belum sah wisata di Bandung kalau belum selfie di Rumah Hobbit”.

Penawaran Istimewa

Harga Tiket Masuk
Rp 20.000  per orang (dapat ditukar dengan susu murni dan sosis bakar)
Parkir:
- Rp. 5.000/unit motor
- Rp 10.000/unit mobil
(Tiket dan parkir sewaktu-waktu bisa berubah)

Visited 4172 times, 2 Visits today

Mari Berdiskusi

Silahkan Review

Notify
avatar
wpDiscuz

Orang lain juga mencari

Dusun Bambu Family Leisure Park mencoba untuk mendefinisikan filosofi tersebut dalam bentuk konservasi bambu dengan konsep 6E yang terdiri dari Edukasi, Ekonomi, Etnologi, Etika dan Estetika. Dengan dasar 6E tersebut Dusun Bambu ingin menjadi ekowanawisata pertama yang berada di Jawa Barat.

Cafe berkapasitas 600 orang ini memiliki desain yang bagus, dengan aneka hiasan terbuat dari bambu. Kita dapat memilih untuk makan di dalam ruangan, maupun di luar ruangan. Lokasi di luar ruangan merupakan tempat favorit pengunjung. Kita dapat memilih apakah ingin duduk di kursi atau di bale dengan pemandangan menghadap ke danau dan pegunungan. Wah top deh suasana dan pemandangannya, apalagi menjelang malam. Menu andalan cafe ini adalah Nasi Ayam Bakar Betutu dan Nasi Timbel Burangrang. Tapi harganya tergolong di atas rata-rata, misalnya Rp 45rb untuk nasi goreng, Rp 65rb untuk nasi ayam bakar betutu.

Silahkan mencoba makan di Lutung Kasarung. Kita akan merasakan seperti bersantap di sangkar burung di atas pohon. Karena saung ini dihias seperti sangkar burung dan lokasinya memang di atas, tapi kita tidak perlu memanjat. Unik sekali tempatnya.

Posted In  CafeHiburanMasakan IndonesiaPermainan & WahanaRestoran and  Wisata

Bermula sebagai tempat pemeliharaan kuda tunggang, dan beberapa ekor sapi perah, tempat seluas 5 Ha ini dari segi lokasi , kontur dan pemandangan alam mempunyai potensi untuk dapat dikembangkan menjadi suatu tempat wisata. Hal inilah yang menjadi dasar pertimbangan Perry Tristianto dari THE BIG PRICE CUT Group untuk mengembangkan tempat ini dengan menampilkan konsep ‘wisata kuda ala cowboy’.

Konsep ini dirasakan cocok dengan suasana peternakan, dan nama DE’RANCH digunakan sebagai nama tempat ini, kemudian Uke Ridwan ditunjuk untuk mewakili THE BIG PRICE CUT sebagai pengelola DE’RANCH.

Pada bulan Desember 2007, DE’ RANCH resmi dibuka untuk umum sebagai tempat wisata kuda ala cowboy yang bertemakan ‘food, leisure and knowledge’. Untuk Uke Ridwan, kuda bukanlah binatang asing, kuda telah dikenalnya semenjak usia 10 tahun, dan sebagai pehobby kuda, mengelola sebuah tempat yang berhubungan dengan kuda adalah cita-cita nya sejak kecil. Hingga saat ini DE’ RANCH telah mempunyai sekitar 20 ekor kuda dari pelbagai daerah dan dalam pengoperasian wisata kuda DE’RANCH pun bekerja sama dengan masyarakat pemilik kuda yang berdomisli di sekitar lokasi DE’RANCH.

Posted In  CafeHangoutHiburanKulinerMasakan SundaOleh-oleh dan JajananPermainan & Wahana and  Wisata

YAYASAN TAMAN LALU LINTAS ADE IRMA SURYANI NASUTION BANDUNG (YTLL-AISN) mengemban dan melaksanakan Misi dan Visi dari suatu Perkumpulan Sosial bernama PERKUMPULAN BADAN KEAMANAN LALU LINTAS (BKLL) dengan STATUS Badan Hukum SK Menteri Kehakiman RI termuat dalam tambahan Berita Negara RI tgl. 12 Maret 1961 No. 21 yang berpusat di Jakarta dan mempunyai cabang-cabangnya di kota-kota besar di Indonesia dn salah satunya di Bandung didirikan sekitar tahun 1951.

Posted In  Galeri dan BudayaHangoutPermainan & WahanaTaman Kota and  Wisata

Maribaya sudah lama menjadi obyek wisata alam yang terkenal yang terletak di Kecamatan Lembang, Jawa Barat. Berjarak 5 km sebelah timur Lembang dan 15 km dari kota Bandung.

Maribaya kini telah menyempurnakan diri menjadi Natural  Hot Spring Resort and Waterfall, yang telah lama dikenal sebagai tempat favorit pemandian air panas natural. Salah satu destinasi wisata terkenal, penting dan bersejarah. Air panas natural di Maribaya dikenal dapat menyembuhkan berbagai penyakit sejak tahun 1835 hingga sekarang.

Reputasi itu tidak mengherankan. Air di pemandian ini mengandung senyawa Natrium Bikarbonat. Sifatnya basa lemah dengan konsentrasi ion hidrogen sebesar PH 6,6 – 7,3. Dengan suhu air 45,1 derajat Celcius.

Kandungan mineral penting di pemandian ini baik untuk radang sendi, radang otot, radang kulit, rematik, gangguan saraf, penyakit kulit, penyakit wanita, anemia, luka gores, dan penyakit pernafasan.Air yang mengandung banyak Natrium ini juga dapat menghaluskan kulit yang kasar serta mengembalikan elastisitas kulit wajah dan tubuh. Inilah alasan dibalik sebutan “Kolam Rendam Untuk kecantikan Kulit”

Penempatan diantara pepohonan dan aliran sungai serta pemandangan air terjun membuat kolam rendam VIP akan memanjakan anda dengan kemewahan fasilitas kenyamanan dan keramah tamahan pelayanan sehingga anda mendapatkan momen indah yang tidak akan pernah terlupakan. Dari lokasi kolam VIP ini anda akan memandang kedua air terjun sekaligus yaitu Curug Cigulung dan Curug Cikowari, sambil anda menyantap kelezatan makanan dan minuman dari Twig Cafe (Cafe Pohon) Kami juga menyiapkan paket-paket yang menarik untuk keluarga maupun untuk anda yang sedang merayakan kebahagiaan anda berduan disisi kolam private kami yang bisa di set-up untuk family style dinner maupun romantic dinner dengan pelayanan maksimal kami untuk membahagiakan hari terbaik anda.

Untuk pelaku bisnis dan instansi lain yang membutuhkan saran ruang rapat, Maribaya Natural Hot Spring Resort juga dilengkapi dengan function room. Suasana dan sensasi meeting anda bersama relasi dan partner bisnis akan berbeda selama berada di Maribaya Natural Hot Spring Resort.

Kami menawarkan juga paket-paket lain untuk pernikahan, ulang tahun, corporate anniversary, corporate gathering, outing karyawan, event-event special lainnya yang bisa kami akomodir di area amphitheatre yang luas dan nyaman.

Maribaya Natural Hot Spring Resort akan melengkapi fasilitas dengna sarana SPA dan akomodasi dengan type Resort, guna memenuhi para wisatawan yang hendak berkunjung dan bermalam sambil menikmati sensasi gemericik air terjun dan eksotiknya Hotan Pinus Tropis disekeliling Maribaya Natural Hot Spring Resort. Many more…hubungi kami di marketing@maribaya-resort.com. Kami nantikan kunjungan anda di Maribaya Natural Hot Spring Resort.and Waterfall

Posted In  HiburanKolam RenangPermainan & WahanaTaman Kota and  Wisata

Kota Bandung merupakan kota wisata yang sangat pantas dikunjungi ketika libur akhir pekan tiba. Dari banyaknya tempat wisata di Bandung, Floating Market Lembang menjadi satu-satunya wisata terapung di Bandung. Anda akan menemui pasar terapung seperti halnya pasar terapung yang ada di Kalimantan. Bedanya, pasar terapung di Lembang, Bandung ini tidak menjual sayuran, buah-buahan, atau kebutuhan pokok layaknya yang ada di Kalimantan. Pasar terapung di Lembang menyediakan berbagai macam jajanan khas Sunda dan jajanan khas Jawa Barat. Di tempat ini, anda akan merasakan sensasi berwisata kuliner yang berbeda dari yang biasanya.

Konsep Floating Market yang diusung oleh para pengelola adalah pasar terapung dengan konsep pariwisata, bukan konsep perdagangan layaknya di Kalimantan. Para penjual terlihat berada di atas perahu mereka yang berjejer rapi di pinggir danau Situ Umar sambil menjajakan jajanan atau makanan khas Sunda. Para pembeli yang akan membeli tinggal menghampiri salah satu perahu yang menjual jajanan yang diinginkan. Lalu, anda tinggal menunggunya di samping danau. Konsep pasar terapung yang tertata dengan menarik dan rapi ini membuat para pengunjung betah berlama-lama di tempat ini. Pemandangan alamnya juga sangat indah dengan latar belakang Gunung Takuban Perahu yang sangat menyejukkan hati.

Beberapa jenis makanan yang tersedia di wisata terapung di Bandung ini adalah makanan berat, seperti dim sum, surabi, sosis bakar, colenak, tahu lembang, siomay, baso tahu, jagung bakar, jamur bakar, duren bakar, otak-otak, dan masih banyak yang makanan yang lainnya. Untuk jenis makanan ringan penjual biasanya menawarkan harga mulai dari Rp 5.000,- per porsi, sedangkan untuk makanan berat dijual dengan harga yang lumayan mahal, yaitu rata-rata sekitar Rp 36.000,- untuk setiap porsinya. Satu hal yang memudahkan anda ketika berbelanja disini adalah susunan perahu yang tertata rapi yang membuat anda jauh lebih mudah memilih jajanan yang anda suka. Total jumlah perahu yang berada di kawasan ini tidak kurang dari 46 buah. Jumlah perahu yang terbilang melimpah untuk menyediakan berbagai jajanan yang lezat.

Posted In  CafeHangoutHiburanKulinerLokalMasakan InternasionalMasakan SundaOleh-oleh dan JajananPermainan & WahanaRestoran and  Wisata

Observatorium Bosscha adalah lembaga riset yang berada di bawah naungan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Bandung (FMIPA ITB). Hingga saat ini, Observatorium Bosscha merupakan satu-satunya observatorium besar di Indonesia. Bersama-sama dengan Program Studi Astronomi, FMIPA ITB, Observatorium Bosscha menjadi pusat penelitian, pendidikan, dan pengembangan ilmu Astronomi di Indonesia.

Selain mengemban tugasnya dalam penelitian dan pendidikan, Observatorium Bosscha melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat, baik dalam bentuk kegiatan rutin maupun kegiatan yang sifatnya insidental bergantung pada terjadinya fenomena astronomi yang menarik. Observatorium Bosscha pun membuka peluang kolaborasi dan belajar bagi mahasiswa maupun peneliti dari berbagai tempat di seluruh dunia. Peneliti dan mahasiswa dari berbagai tempat telah datang untuk melakukan pengamatan astronomi, melakukan analisis data astrofisika, belajar instrumentasi, dan lain sebagainya. Observatorium Bosscha juga menerima mahasiswa maupun peneliti yang ingin belajar topik-topik non-astronomi yang relevan, misalnya tentang sejarah, bangunan, manajemen, serta lingkungan di Observatorium Bosscha.

Tahun 2004, Observatorium Bosscha dinyatakan sebagai Benda Cagar Budaya oleh Pemerintah. Oleh karena itu, keberadaan Observatorium Bosscha dilindungi UU Nomor 2/1992 tentang Benda Cagar Budaya. Selanjutnya, tahun 2008, Pemerintah menetapkan Observatorium Bosscha sebagai salah satu Objek Vital nasional yang harus diamankan.

 

Posted In  Bangunan BersejarahEdukasi & KursusGaleri dan BudayaHangoutHiburanLaboratoriumLokalMuseum and  Wisata