Stone Garden Citatah Padalarang

Stone Garden Citatah, West Java, Indonesia

+62 878-2220-6272

Stone Garden terletak di Desa Gunung Masigit, Kecamatan CIPATAT Kabupaten Bandung Barat dengan memakan waktu tempuh 1 – 2 jam dari pusat kota Bandung.Wisata alam ini tidak kalah indah dengan wisata alam Tangkuban Perahu, Kawah Putih Ciwidey, dan Situ Patengan merupakan kawasan wisata alam yang sering dikunjungi oleh banyak wisatawan lokal maupun mancanegara.


Visited 3221 times, 7 Visits today

Mari Berdiskusi

Silahkan Review

Notify
avatar
wpDiscuz

Orang lain juga mencari

Dago Tea House terletak di kawasan Dago pada ketinggian 600 meter dari permukaan laut. Udara yang sejuk membuat pengunjung betah bersantai dan menikmati makanan dan minuman di sini. Anda dapat melewati Jalan Ir. H. Juanda untuk mencapai tempat ini hingga hampir ujung utara jalan ini.

Meski pada awalnya merupakan tempat untuk minum teh dan makan atau restoran, belakangan tempat ini diubah menjadi Taman Budaya Provinsi Jawa Barat. Di Taman Budaya Jawa Barat ini sering digelar berbagai pentas kesenian dan budaya Sunda. Belakangan namanya diubah menjadi Balai Pengelolaan Taman Budaya Jawa Barat dibawah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemda Provinsi Jawa Barat.

Tujuan didirikan Taman Budaya ini adalah sebagai pusat kebudayaan Jawa Barat atau cagar budaya. Di tempat ini sering diadakan pertunjukkan di tempat pertunjukkan dan teater terbuka. Lalu juga terdapat galeri seni yang menampilkan berbagai seni tradisional Jawa Barat. Terdapat juga ruang workshop untuk berbagai kegiatan seni dan budaya. Setiap minggu di tempat ini selalu ada pertunjukkan dan pagelaran seni serta budaya. Sedangkan setiap akhir tahun pada malam pergantian tahun, Taman Budaya menyelenggarkan pertunjukan Bajidoran.

Posted In  Galeri dan BudayaHiburanKulinerLokalRestoran and  Wisata

Terletak di Cipanas, Banyu Alam Resort Hotel adalah tempat sempurna untuk liburan Anda dengan pemandangan panorama alam danau yang tenang dan damai. Banyu Alam Resort Hotel menawarkan layanan dan fasilitas dengan standar tinggi luntuk memenuhi kebutuhan individu semua wisatawan. Fasilitas seperti Restoran, Ruang Rapat, Jogging Track, dan Kolam Pancing tersedia untuk Anda nikmati. Kamar dilengkapi dengan semua fasilitas yang Anda butuhkan untuk tidur malam yang baik, seperti Televisi, Pembuat Kopi / Teh, dan Kamar Mandi Shower.

Jumlah kamar: 30

Posted In  HotelKulinerPenginapan and  Restoran

Museum Angkut adalah salah satu tempat wisata di Malang yang terbilang masih baru. Tapi baru beberapa tahun keberadaannya museum yang satu ini telah menyedot pengunjung yang lumayan banyak. Banyak pengunjung dari berbagai daerah datang ke sini karena museum yang satu ini memang cukup unik dan satu-satunya di Indonesia.

Museum Angkut menyuguhkan tema transportasi dengan menyajikan koleksi aneka macam alat transportasi dari berbagai jaman dan berbagai tempat di dunia. Di sini pengunjung bisa mengetahui sejarah transportasi dunia khususnya di Indonesia. Dengan membayar harga tiket masuk Museum Angkut yang cukup terjangkau anda bisa menyaksikan berbagai zona transportasi yang dipamerkan dengan latar belakang kota yang berbeda-beda dan sangat bagus bahkan mirip dengan aslinya.

Posted In  Destinasi LiburanHiburan and  Wisata

Armor Kopi ini tempatnya di halaman parkir utama THR (Taman Hutan Raya) Djuanda. Armor Kopi, ini tempat dimana kita bisa ngopi dihutan dan bisa menghirup udara segar disana. Banyak pepohonan yang menjulang tinggi sehingga kita dapat menikmati kopi di alam bebas seperti ini. Kopi Armor ini bisa jadi alternatif lain tempat anda ngopi sambil ngemil dan juga foto-foto di Bandung.

Posted In  CafeCoffee Shop and  Kuliner

WANAWISATA Batu Kuda berada di lereng Gunung Manglayang. Tepatnya  di Kampung Cikoneng 1, Desa Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Kawasan ini berdiri di atas lahan hutan pinus dengan luas sekira 20 hektare yang meliputi BKPH Bandung Utara, RPH Manglayang Barat, RPH Ujung Berung, Kabupaten Bandung. Wanawisata ini terletak pada ketinggian antara 1150 – 1300 mdpl dan berada di bawah pengawasan Perhutani Unit III Jawa Barat dan Banten.

Dahulu sebelum dikenal sebagai Wanawisata oleh penduduk setempat mengenal Batu Kuda sebagai tempat untuk mencari kayu bakar. Nama Batu Kuda diambil dari mitos sesepuh masyarakat setempat bahwa Gunung Manglayang dahulu merupakan tempat bertapanya seorang raja yang dikenal  Prabu Eyang Kusumah. Raja tersebut bersama istrinya Eyang Layang Sari usai berkelana dan berburu mencari tempat beristirahat hingga ke puncak gunung. Setelah menemukan tempat yang cocok keduanya  menetap dan melanjutkan pertapaan hingga tileum. Sebelumnya Prabu Eyang Kusumah mengubah kuda yang dikenal dengan nama kuda Semprani menjadi batu dengan posisi telungkup (depa). Panjang  situs batu tersebut sekira 15 meter, lebar 3 meter  dan tingginya 5 meter. Lokasi batu berada di sebelah utara sekira 700 meter dari pintu gerbang.

Pada masa penjajahan Belanda wilayah ini juga sempat menjadi tempat peternakan ulat sutra atau penduduk setempat menyebutnya gedong hileud. Namun karena mengalami kebangkrutan akhirnya bangunan-bangunan tersebut dihancurkan.  Selang beberapa tahun terjadi penebangan liar hutan sekitar Batu Kuda sehingga wilayah Ujung Berung sering terendam air akibat banjir bandang dari kaki Gunung Manglayang. Untunglah tahun 1987 pihak perhutani segera mengelola hutan-hutan di wilayah tersebut menjadi obyek wisata yang dibuka untuk umum.

Untuk mencapai lokasi Wanawisata Batu Kuda dari Kota Bandung menempuh jarak 20 km, Kecamatan Ujung Berung (9 km), Kecamatan Cicadas dan Cicalengka (13 km). Akses termudah menuju wilayah ini yakni melaui jalan Cibiru. Dari bunderan Cibiru- Jalan Seokarno Hatta belok kanan ke arah Jatinangor. Tak Jauh dari sana belok kiri ke jalan Sadang dengan menempuh sekira 30 menit. Rute lain bisa melalui jalan SMPN 1 Cileunyi yang memiliki kondisi jalan lebih bagus.
Kini disamping situs batu kuda, yang menjadi favorit wisatawan yakni berkemah dan hiking ke puncak Gunung Manglayang sekira 3 km dari pintu gerbang. Selain itu  juga dapat melihat situs batu lainnya yang erat kaitan dengan situs Batu Kuda  seperti Batu Lawang, Batu Tumpeng ( 2 km) dan Batu Keraton (2,5 km)

Posted In  Perjalanan & Petualangan and  Wisata