• My Nearest City

Oleh-oleh dan Jajanan

Informasi Daftar alamat dan kontak telepon tempat kuliner makan jajanan dan oleh-oleh yang dapat di hubungi di kota Jakarta, Bandung dan kota Indonesia lainnya. Temukan tempat tujuan terdekat di kota anda.

Phone / WA: 082-115-544-423

Jl. Anggrek No.55,Cihapit,Bandung Wetan,Kota Bandung, Jawa Barat

Minggu 09.00–21.00 Senin 09.00–21.00 Selasa 09.00–21.00 Rabu 09.00–21.00 Kamis 09.00–21.00 Jumat 09.00–21.00 Sabtu 09.00–21.00

7EBE9399

About Iteung

Iteung Pusat Oleh Oleh Bandung, merupakan tempat souvenir unik mulai dari gantungan, hiasan, pajangan dll, iteung juga menjual kaos kaos bandung dari anak anak sampai dewasa dengan ukuran mulai dari S, M, L, XL, XXL,

kaos bandung dewasa itu timbul dengan corak warna putih, hitam juga batik, dan anak – anak itu full color dengan ukuran dari 4 – 20 satu stel dengan celana, iteung juga menjual berbagai macam makanan atau cemilan khas bandung

mulai dari batagor asin, pedas, seblak, sale pisang , tempe asin dan pedas, chocodot dan lain lain, iteung juga menjual product sendal, seperti sendal anyam, kelom geulis sendal khas iteung bandung, dan juga menjual alat alat

pijit atau kesehatan atau refleksi juga yg terbuat dari bahan kayu pilihan, juga tas tas yang terbuat dari anyaman dan tas kulit dll

Iteung Pusat Oleh Oleh Bandung juga mempunyai cabang diantaranya Carrefour Transmart, Yogya Kepatihan lt 5, Cihampelas Batara Hotel, Natural Lembang, Jalan Anggrek no 55 daerah Riau (kantor Pusat)

Posted In  Distributor & SupplierKulinerMakanan KhasMasakan AsiaMasakan IndonesiaMasakan SundaOleh-oleh dan Jajanan and  Wisata

(022) 4208757

Jalan Trunojoyo No. 64,Citarum,Bandung Wetan,Kota Bandung, Jawa Barat

Minggu 10.00–22.00 Senin 10.00–22.00 Selasa 10.00–22.00 Rabu 10.00–22.00 Kamis 10.00–22.00 Jumat 10.00–22.00 Sabtu 10.00–22.00

(022) 720 6917

Sambara berawal dari pemikiran para founder“ yang mempunyai pandangan bahwa kuliner adalah suatu seni yang bisa memberikan kepuasan kepada setiap orang. Masakan Sunda yang menjadi pilihan untuk dikemas dalam penyajian yang sangat memperhatikan nilai-nilai etnis budaya tetapi untuk bisa dinikmati oleh masyarakat modern.

SAJIAN SUNDA SAMBARA ingin memperkenalkan seni dan budaya Sunda secara menyeluruh melalui masakan, gaya, etika dan tingkah laku dalam melayani para pelanggannya. Kami berharap agar para pelanggan kami dan masyarakat luas dapat menikmati kekayaan warisan budaya nenek moyang kita dalam bentuk masakan dengan cita rasa, penyajian serta atmosfir tradisional dengan sentuhan yang modern seiring dengan perubahan jaman.

Dengan suatu misi yang akan menjadi tolak ukur bagi kami, maka kami meletakkan hal tersebut sebagai suatu visi yang kami wujudkan sebagai hasil perenungan, pemikiran, usaha serta persembahan kami bagi masyarakat luas, demi mempertahankan dan memperkenalkan khasanah kekayaan budaya warisan nenek moyang berupa masakan dan makanan Sunda melalui SAJIAN SUNDA SAMBARA.

  1. Outlet Pertama
    Sajian Sunda Sambara pertama didirikan di Jl. Trunojoyo No.64 Bandung (Sajian Sunda Sambara Trunojoyo) dan di kota Bandung boleh dikatakan bahwa Sajian Sunda Sambara adalah salah satu perintis rumah makan Sunda modern.
  2. Segment Market
  • Keluarga
  • Eksekutif dari berbagai kantor/perusahaan
  • Pejabat pemerintah dan instasinya
  • Wisatawan dalam dan luar negeri (Belanda, Malaysia, Jepang, Singapura, USA, Inggris, dll)
  • Para pelaku bisnis dari berbagai kota

Ini adalah segmentasi yang sudah terbentuk selama 8 tahun lebih Sajian Sunda Sambara beroperasi.

Posted In  CafeMakanan KhasMasakan AsiaMasakan IndonesiaMasakan SundaOleh-oleh dan Jajanan and  Restoran

(022) 2785865

De' Ranch, Kayuambon, West Bandung Regency, West Java, Indonesia

Sabtu 08.00–18.00 Minggu 08.00–18.00 Senin Tutup Selasa 09.00–17.00 Rabu 09.00–17.00 Kamis 09.00–17.00 Jumat 09.00–17.00

Bermula sebagai tempat pemeliharaan kuda tunggang, dan beberapa ekor sapi perah, tempat seluas 5 Ha ini dari segi lokasi , kontur dan pemandangan alam mempunyai potensi untuk dapat dikembangkan menjadi suatu tempat wisata. Hal inilah yang menjadi dasar pertimbangan Perry Tristianto dari THE BIG PRICE CUT Group untuk mengembangkan tempat ini dengan menampilkan konsep ‘wisata kuda ala cowboy’.

Konsep ini dirasakan cocok dengan suasana peternakan, dan nama DE’RANCH digunakan sebagai nama tempat ini, kemudian Uke Ridwan ditunjuk untuk mewakili THE BIG PRICE CUT sebagai pengelola DE’RANCH.

Pada bulan Desember 2007, DE’ RANCH resmi dibuka untuk umum sebagai tempat wisata kuda ala cowboy yang bertemakan ‘food, leisure and knowledge’. Untuk Uke Ridwan, kuda bukanlah binatang asing, kuda telah dikenalnya semenjak usia 10 tahun, dan sebagai pehobby kuda, mengelola sebuah tempat yang berhubungan dengan kuda adalah cita-cita nya sejak kecil. Hingga saat ini DE’ RANCH telah mempunyai sekitar 20 ekor kuda dari pelbagai daerah dan dalam pengoperasian wisata kuda DE’RANCH pun bekerja sama dengan masyarakat pemilik kuda yang berdomisli di sekitar lokasi DE’RANCH.

Posted In  CafeHangoutHiburanKulinerMasakan SundaOleh-oleh dan JajananPermainan & Wahana and  Wisata

(022) 7271714

Jl. Padasuka No.118,Pasirlayung,Cibeunying Kidul,Kota Bandung, Jawa Barat

Jumat 08.00–17.00 Sabtu 08.00–17.00 Minggu 08.00–17.00 Senin 08.00–17.00 Selasa 08.00–17.00 Rabu 08.00–17.00 Kamis 08.00–17.00

5 Maret 1929, adalah hari di saat pasangan suami istri Wiranta dan Imi dikarunia putra keenam mereka, yang kemudian diberi nama Udjo.
Udjo kecil sudah memperlihatkan bakatnya dan ketertarikannya dalam dunia seni, musik dan budaya sejak usia balita. Udjo mempelajari Angklung dalam dua tangga nada dasar, yaitu diatonik dan pentatonik, hal ini menjadikannya mahir untuk memainkan berbagai jenis musik, mulai dari musik tradisional Sunda dan lagulagu popular Indonesia, serta juga, lagu dari negara Belanda.
Kepiawaiannya dalam berkesenian terus berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Dan kemudian Udjo menjadi seorang guru kesenian di beberapa sekolah di Bandung. Keinginannya untuk terus maju mendorongnya untuk mempelajari kesenian langsung dari para maestro kesenian Sunda, mereka adalah : Mang Koko sang ahli Kecapi; Rd. Machyar Angga Kusumahdinata seorang guru gamelan; dan Daeng Soetigna sang inventor Angklung diatonik. Tak lama kemudian, Udjo didaulat untuk menjadi asisten dari Daeng Soetigna, dan kemudian mewakilinya untuk memimpin sebuah pertunjukan musik.

Saung Angklung Udjo (SAU) merupakan sebuah tujuan wisata budaya yang lengkap, karena SAU memiliki arena pertunjukan, pusat kerajinan bambu dan workshop untuk alat musik bambu. Kehadiran SAU di Bandung menjadi lebih bermakna karena kepeduliannya untuk terus melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Sunda – khususnya Angklung – kepada masyarakat melalui sarana pendidikan dan pelatihan

Dengan atmosfer segar Tatar Parahyangan di kawasan Bandung Timur, SAU menjadi tempat yang tepat untuk menikmati keunikan dari dominasi bambu, dimulai dari elemen interior dan landscape sampai dekorasi dan gemerincingnya suara alat musik bambu. Sehingga menggambarkan keharmonisan diantara alam dan budaya, karenanya, tidaklah mengherankan apabila SAU kini berkembang menjadi sebuah tujuan pengalaman wisata budaya yang lengkap – tempat untuk bisa merasakan kebudayaan sunda sebagai bagian dari kekayaan warisan budaya dunia.

Posted In  Edukasi & KursusGaleri dan BudayaKomunitas & Layanan Non ProfitKursus LainnyaLokalMusik & InstrumentOleh-oleh dan JajananSeni & Kesenian and  Wisata

(022) 2787766

Jl. Grand Hotel No. 33 E,Lembang,Kabupaten Bandung Barat,Jawa Barat

Sabtu 09.00–20.00 Minggu 08.00–20.00 Senin 09.00–19.00 Selasa 09.00–19.00 Rabu 09.00–19.00 Kamis 09.00–19.00 Jumat 09.00–20.00

Kota Bandung merupakan kota wisata yang sangat pantas dikunjungi ketika libur akhir pekan tiba. Dari banyaknya tempat wisata di Bandung, Floating Market Lembang menjadi satu-satunya wisata terapung di Bandung. Anda akan menemui pasar terapung seperti halnya pasar terapung yang ada di Kalimantan. Bedanya, pasar terapung di Lembang, Bandung ini tidak menjual sayuran, buah-buahan, atau kebutuhan pokok layaknya yang ada di Kalimantan. Pasar terapung di Lembang menyediakan berbagai macam jajanan khas Sunda dan jajanan khas Jawa Barat. Di tempat ini, anda akan merasakan sensasi berwisata kuliner yang berbeda dari yang biasanya.

Konsep Floating Market yang diusung oleh para pengelola adalah pasar terapung dengan konsep pariwisata, bukan konsep perdagangan layaknya di Kalimantan. Para penjual terlihat berada di atas perahu mereka yang berjejer rapi di pinggir danau Situ Umar sambil menjajakan jajanan atau makanan khas Sunda. Para pembeli yang akan membeli tinggal menghampiri salah satu perahu yang menjual jajanan yang diinginkan. Lalu, anda tinggal menunggunya di samping danau. Konsep pasar terapung yang tertata dengan menarik dan rapi ini membuat para pengunjung betah berlama-lama di tempat ini. Pemandangan alamnya juga sangat indah dengan latar belakang Gunung Takuban Perahu yang sangat menyejukkan hati.

Beberapa jenis makanan yang tersedia di wisata terapung di Bandung ini adalah makanan berat, seperti dim sum, surabi, sosis bakar, colenak, tahu lembang, siomay, baso tahu, jagung bakar, jamur bakar, duren bakar, otak-otak, dan masih banyak yang makanan yang lainnya. Untuk jenis makanan ringan penjual biasanya menawarkan harga mulai dari Rp 5.000,- per porsi, sedangkan untuk makanan berat dijual dengan harga yang lumayan mahal, yaitu rata-rata sekitar Rp 36.000,- untuk setiap porsinya. Satu hal yang memudahkan anda ketika berbelanja disini adalah susunan perahu yang tertata rapi yang membuat anda jauh lebih mudah memilih jajanan yang anda suka. Total jumlah perahu yang berada di kawasan ini tidak kurang dari 46 buah. Jumlah perahu yang terbilang melimpah untuk menyediakan berbagai jajanan yang lezat.

Posted In  CafeHangoutHiburanKulinerLokalMasakan InternasionalMasakan SundaOleh-oleh dan JajananPermainan & WahanaRestoran and  Wisata

galeri khas jakarta 3

62-89678808034

Thamrin City Lantai 1 Blok H5 no.6 Tnah Abang DKI, Jl. Kb. Kacang Raya, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia

Salah satu pusat oleh-oleh khas Jakarta yang khusus menyediakan kuliner dan hasil kerajinan asli Jakarta. Adapun oleh-oleh berupa makanan, Pakaian, Suvenir, dan cinderamata lain nya.

Saat berwisata di kota metropolitan terbesar di Indonesia ini, jangan lupa untuk membawa oleh-oleh khas Jakarta.

Posted In  KulinerMakanan Khas and  Oleh-oleh dan Jajanan

(022) 4212229

Jln. Bawean No. 4 Bandung

Rabu 08.00–22.00 Kamis 08.00–22.00 Jumat 08.00–22.00 Sabtu 08.00–23.00 Minggu 08.00–23.00 Senin 08.00–22.00 Selasa 08.00–22.00

Having been in operation since 1946, Bawean Bakery is one of the oldest bakeries in Bandung. It was first called “Sweetheart” and was located on jalan Sumatera in Bandung. In 1974, “Sweetheart” moved to jalan Bawean 4 and then opened a new branch on jalan LLRE.Martadinata 138-140 in 1992. However, in 1995 foreign names were discouraged in Indonesia. Therefore, it was suggested that the name “Sweetheart” be changed to “Bawean Bakery” in line with its location.

Bawean Bakery is a bakery factory with a Dutch background, offering quality tarts and cakes at an affordable price. Bawean bakery provides a family atmosphere for all to enjoy and feel comfortable. Bawean Bakery has a wide selection of delicious baked goods. There are variety of tarts with special ingredients, over 40 types of cakes, breads and donuts and more than 50 different types of snacks from sweet to salty, and over 60 assortments of sweet desserts. The most requested items on the menu are the “Chocolate Waffles” and “Nougat Rolls”, which are made with traditional recipes and the icon of “Bawean Bakery”.

Posted In  CafeHangoutKulinerMakanan KhasMasakan IndonesiaMemasak & CulinaryOleh-oleh dan Jajanan and  Restoran

(022) 4231355

Jl. Ir. H. Djuanda (Dago) No. 85 Bandung

Rabu 06.00–19.00 Kamis 06.00–19.00 Jumat 06.00–19.00 Sabtu 06.00–19.00 Minggu 06.00–19.00 Senin 06.00–19.00 Selasa 06.00–19.00

Sejak tahun 1970 an, seseorang Ibu sangat berantusias membuat beragam macam kue dari rumahnya.Semula, ia hanya berangkat dari kue-kue sederhana seperti bolu kukus, kue lapis dan beberapa kue rumahan lainnya.Banyak pelanggan yang menyukai aneka rasa kue-kue tersebut. Pada tahun 1984, tercetuslah ide untuk menamai bisnis ini – “Kartika Sari”. Sejak saat itulah,bisnis ini mulai berkembang dan mulai dikenal sebagai “trademark” kota Bandung.

Simbol “trademark” kota bandung sebenarnya lahir dari mulut para pelanggan setia Kartika Sari. Kata mereka, “Rasanya belum ke Bandung kalau belum ke Kartika Sari…” Jika ke Bandung, ya pasti mampir ke Kartika Sari. Para wisatawan dari pelosok Nusantara maupun mancanegara pasti tidak akan lupa untuk mengunjungi Kartika Sari untuk oleh-oleh spesialnya.

Resep turun menurun, kualitas serta rasa  membuat Kartika sari semakin lengket dengan para pelanggannya. Seperti diketahui, produk terfavorit Kartika Sari adalah “Pisang Bollen”. Pisang Bollen adalah produk legendaris Kartika Sari dimana pisang dan keju dibalut didalam adonan kulit pastry, sehingga perpaduan tersebut melahirkan perpaduan rasa yang tiada duanya. Selain Pisang Bollen, Kartika Sari juga menyediakan beberapa varian Bollen lainnya:Pisang Bollen Coklat, Peuyeum(Tape) Bollen, Durian Bollen, Kacang Hijau Bollen dan Apel Bollen.

Kartika Sari juga menyediakan produk legendaris lainnya seperti:Brownies Panggang, Brownies Kukus, Cheese Stick, Cheese Roll, Lapis Legit, Lapis Malang, Banana Roll dan Bagelen Oval. Kue –kue basah tradisional juga tersedia seperti :lemper ayam, bika ambon, kroket, risoles dan masih banyak lagi lainnya.Kripik-kripik tradisional banyak juga tersedia seperti:kentang putih, tempe gurih, oncom dan lain sebagainya.Kualitas dan rasa tidak perlu diragukan lagi di Kartika Sari sebab kepuasan dan kesetiaan pelanggan selalu menjadi aspek prioritas kami,Kartika Sari.

Hadirnya Kartika Sari.com hanyalah semata untuk kepuasaan para pelanggan Kartika Sari dimanapun mereka berada. Harapan kami, Kartika Sari dapat senantiasa hadir untuk menghibur dan memuaskan Anda,para pelanggan setia kami,dimanapun Anda berada. Terima Kasih…

Posted In  Makanan KhasMasakan IndonesiaOleh-oleh dan Jajanan and  Toko Kue & Roti