• My Nearest City

Lokal

Informasi Daftar alamat dan kontak telepon lokal tempat yang dapat di hubungi di kota Jakarta, Bandung dan kota Indonesia lainnya. Temukan tempat tujuan terdekat di kota anda.

(022) 2515895

Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda

Jumat 06.00–18.00 Sabtu 06.00–18.00 Minggu 06.00–18.00 Senin 06.00–18.00 Selasa 06.00–18.00 Rabu 06.00–18.00 Kamis 06.00–18.00

Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda awalnya berstatus sebagai hutan lindung (Komplek Hutan Gunung Pulosari) yang batas-batasnya ditentukan pada tahun 1922.

Sejak kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 secara otomatis status kawasan hutan negara dikelola oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Djawatan Kehutanan.

Kawasan hutan ini dirintis pembangunannya sejak tahun 1960 oleh Bapak Mashudi (Gubernur Jawa Barat) dan Ir. Sambas Wirakusumah yang pada waktu itu menjabat sebagai Administratur Bandung Utara merangkap Direktur Akademi Ilmu Kehutanan, dan mendapat dukungan dari Bapak Ismail Saleh (Menteri Kehakiman) dan Bapak Soejarwo (Dirjen Kehutanan Departemen Pertanian). Pada tahun 1963 sebagian kawasan hutan lindung tersebut mulai dipersiapkan sebagai Hutan Wisata dan Kebun Raya.  Tahun 1963 pada waktu meninggalnya Ir. H. Djuanda, maka Hutan Lindung tersebut diabadikan namanya menjadi Kebun Raya Rekreasi Ir. H. Djuanda untuk mengenang jasa-jasanya dan waktu itu pula jalan Dago dinamakan jalan Ir. H. Djuanda.

Untuk tujuan tersebut, kawasan tersebut mulai ditanami dengan tanaman koleksi pohon-pohonan yang berasal dari berbagai daerah.  Kerjasama pembangunan Kebun Raya Hutan Rekreasi tersebut melibatkan Botanical Garden Bogor (Kebun Raya Bogor) , dengan menanam koleksi tanaman dari di Bogor.

Pada tanggal 23 Agustus 1965 diresmikan oleh Bapak Gubernur Mashudi sebagai Kebun Raya Hutan Rekreasi lr. H. Djuanda sebagai Embrio Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda yang dikelola oleh Dinas Kehutanan (dulu Djawatan Kehutanan Propinsi Jawa Barat).

Posted In  Bangunan BersejarahEdukasi & KursusGaleri dan BudayaHangoutMuseumRuang Publik and  Wisata

075131523

Jl. Diponegoro, Belakang Tangsi, Padang Bar., Kota Padang, Sumatera Barat. Museum Adityawarman, Jalan Diponegoro, Belakang Tangsi, Padang City, West Sumatra, Indonesia

Museum Adityawarman berada di pusat kota Padang, Propinsi Sumatera Barat dan sudah mulai dibangun pada tahun 1974 yang kemudian diresmikan tanggal 16 Maret 1977. Pemberian nama “Adityawarman” Pada tanggal 28 Mei 1979, yang nama sebelumnya adalam Museum Negeri Propinsi Sumatera Barat . Nama Adityawarman dikutib dari nama seorang penguasa atau Raja besar yang dulunya pernah berkuasa di Minangkabau, satu jaman dengan Kerajaan Majapahit pada masa kejayaan Patih Gajah Mada.
Museum Adityawarman adalah sebuah museum budaya yang terpenting di propinsi Sumatera Barat. Museum ini difungsikan sebagai sebuah tempat untuk menyimpan dan juga melestarikan benda-benda bersejarah seperti halnya cagar budaya yang berasal dari Minangkabau, cagar budaya dari Mentawai dan cagar budaya seluruh Nusantara. Untuk menjaga kelestarian dari koleksi benda-benda yang bernilai sejarah tersebut, pemerintah kawasan setempat juga membentuk sebuah tim kecil yang tugasnya adalah sebagai sebagai tenaga educator, preparator, konservator serta pustakawan. Lokasinya berada di Jl.Diponegoro no : 10 , Kota Padang, Propinsi Sumatra Barat.

Musium ini juga menjadi salah satu objek wisata yang terdapat di kota padang, Anda dapat mengajak keluarga Anda menuju musium ini untuk mengetahui berbagai macam kebudayaan minang.

Posted In  Lokal and  Museum