• My Nearest City

Lokal

Informasi Daftar alamat dan kontak telepon lokal tempat yang dapat di hubungi di kota Jakarta, Bandung dan kota Indonesia lainnya. Temukan tempat tujuan terdekat di kota anda.

(021) 3868172

Museum Nasional, Gambir, Central Jakarta City, Special Capital Region of Jakarta, Indonesia. Jl. Medan Merdeka Bar. No.12, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10110

Senin dan hari besar nasional : Tutup Selasa - Jum'at : 08.00 - 16.00 Sabtu - Minggu : 08.00 - 17.00

Rp. 2000 - Rp 10.000

Eksistensi Museum Nasional diawali dengan berdirinya suatu himpunan yang bernama Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen, didirikan oleh Pemerintah Belanda pada tanggal 24 April 1778. Pada masa itu di Eropa tengah terjadi revolusi intelektual (the Age of Enlightenment) yaitu dimana orang mulai mengembangkan pemikiran-pemikiran ilmiah dan ilmu pengetahuan. Pada tahun 1752 di Haarlem, Belanda berdiri De Hollandsche Maatschappij der Wetenschappen (Perkumpulan Ilmiah Belanda). Hal ini mendorong orang-orang Belanda di Batavia (Indonesia) untuk mendirikan organisasi sejenis.

Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen (BG) merupakan lembaga independen yang didirikan untuk tujuan memajukan penetitian dalam bidang seni dan ilmu pengetahuan khususnya dalam bidang-bidang ilmu biologi, fisika, arkeologi, kesusastraan, etnologi dan sejarah, Berta menerbitkan hash penelitian. Lembaga ini mempunyai semboyan “Ten Nutte van het Algemeen” (Untuk Kepentingan Masyarakat Umum).

Salah seorang pendiri lembaga ini, yaitu JCM Radermacher, menyumbangkan sebuah rumah miliknya di Jalan Kalibesar, suatu kawasan perdagangan di Jakarta-Kota. Kecuali itu ia juga menyumbangkan sejumlah koleksi benda budaya dan buku yang amat berguna, sumbangan Radermacher inilah yang menjadi cikal bakal berdirinya museum dan perpustakaan.

Selama masa pemerintahan Inggris di Jawa (1811-1816), Letnan Gubernur Sir Thomas Stamford Raffles menjadi Direktur perkumpulan ini. Oleh karena rumah di Kalibesar sudah penuh dengan koleksi, Raffles memerintahkan pembangunan gedung baru untuk digunakan sebagai museum dan ruang pertemuan untuk Literary Society (dulu disebut gedung “Societeit de Harmonie“). Bangunan ini berlokasi di jalan Majapahit nomor 3. Sekarang di tempat ini berdiri kompleks gedung sekretariat Negara, di dekat Istana kepresidenan.

Jumlah koleksi milik BG terus neningkat hingga museum di Jalan Majapahit tidak dapat lagi menampung koleksinya. Pada tahun 1862, pemerintah Hindia-Belanda memutuskan untuk membangun sebuah gedung museum baru di lokasi yang sekarang, yaitu Jalan Medan Merdeka Barat No. 12 (dutu disebut Koningsplein West). Tanahnya meliputi area yang kemudian di atasnya dibangun gedung Rechst Hogeschool atau “Sekolah Tinggi Hukum” (pernah dipakai untuk markasKenpetai di masa pendudukan Jepang, dan sekarang Departemen Pertahanan dan Keamanan). Gedung museum ini baru dibuka untuk umum pada tahun 1868.

Museum ini sangat dikenal di kalangan masyarakat Indonesia, khususnya penduduk Jakarta. Mereka menyebutnya “Gedung Gajah” atau “Museum Gajah” karena di halaman depan museum terdapat sebuah patung gajah perunggu hadiah dari Raja Chulalongkorn (Rama V) dari Thailand yang pernah berkunjung ke museum pada tahun 1871. Kadang kala disebut juga “Gedung Arca” karena di dalam gedung memang banyak tersimpan berbagai jenis dan bentuk arca yang berasal dari berbagai periode.

Pada tahun 1923 perkumpulan ini memperoleh gelar “koninklijk” karena jasanya dalam bidang ilmiah dan proyek pemerintah sehingga lengkapnya menjadi Koninklijk Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen. Pada tanggal 26 Januari 1950, Koninklijk Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen diubah namanya menjadi Lembaga Kebudayaan Indonesia. Perubahan ini disesuaikan dengan kondisi waktu itu, sebagaimana tercermin dalam semboyan barunya: “memajukan ilmu-ilmu kebudayaan yang berfaedah untuk meningkatkan pengetahuan tentang kepulauan Indonesia dan negeri-negeri sekitarnya”.

Mengingat pentingnya museum ini bagi bangsa Indonesia maka pada tanggal 17 September 1962 Lembaga Kebudayaan Indonesia menyerahkan pengelolaan museum kepada pemerintah Indonesia, yang kemudian menjadi Museum Pusat. Akhirnya, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, No.092/ 0/1979 tertanggal 28 Mei 1979, Museum Pusat ditingkatkan statusnya menjadi Museum Nasional.

Kini Museum Nasional bernaung di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Museum Nasional mempunai visi yang mengacu kepada visi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yaitu “Terwujudnya Museum Nasional sebagai pusat informasi budaya dan pariwisata yang mampu mencerdaskan kehidupan bangsa, meningkatkan peradaban dan kebanggaan terhadap kebudayaan national, serta memperkokoh persatuan dan persahabatan antar bangsa”.

Posted In  Lokal and  Museum

Kota Makassar, Jl. Ujung Pandang, Bulogading, Makassar City, Sulawesi Selatan, Indonesia

Setiap Hari Pk 08.00 s/d 18.00

Fort Rotterdam atau Benteng Ujung Pandang adalah sebuah benteng peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo. Letak benteng ini berada di pinggir pantai sebelah barat Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Sejarah Singkat Benteng Fort Rotterdam merupakan salah satu benteng di Sulawesi Selatan yang dapat dianggap megah dan menawan. Sebuah wartawan New York Times, Barbara Crossette benteng ini pernah digambarkan sebagai “yang terbaik diawetkan benteng Belanda di Asia.” Awalnya benteng ini disebut Benteng Jumpandang (Ujung Pandang). Benteng ini merupakan peninggalan Kesultanan Gowa sejarah, Kekaisaran pernah Berjaya sekitar abad ke-17 dengan modal Makassar. Empire sebenarnya memiliki 17 buah benteng yang mengelilingi seluruh ibukota. Hanya, Benteng Fort Rotterdam merupakan benteng yang paling megah dari benteng benteng yang lain, dan keasliannya telah dipertahankan sampai sekarang.

Benteng ini dibangun pada tahun 1545 oleh Raja Gowa ke-X bernama Daeng Bonto Karaeng Imanrigau Lakiung atau Karaeng Tunipalangga Ulaweng. Pada awal benteng ini adalah segi empat, seperti gaya arsitektur benteng Portugis. Bahan dasar dan rock campuran dan tanah liat yang dibakar kering.
Pada tanggal 9 Agustus 1634, Sultan Gowa XIV (I Mangerangi Daeng Manrabbia, dengan gelar Sultan Alauddin) membuat Rock wall dinding dengan batu hitam yang dibawa dari Maros. Pada tanggal 23 Juni 1635, dibangun kembali dinding tembok kedua dekat pintu gerbang.

Benteng ini dihancurkan pada masa kolonial Belanda. Belanda pernah menyerang Kesultanan Gowa yang saat itu dipimpin oleh Sultan Hasanuddin, antara tahun 1655 sampai 1669. Tujuannya adalah untuk menguasai perdagangan rempah-rempah invasi rute Belanda dan memperluas kekuasaan sayap mereka untuk memfasilitasi membuka jalur ke Banda dan Maluku.

Armada perang Belanda pada waktu itu dipimpin oleh Gubernur Jenderal Admiral Cornelis Janszoon Speelman. Selama satu tahun penuh Kesultanan Gowa diserang, serangan ini juga mengakibatkan hancur sebagian benteng. Sebagai hasil dari kekalahan ini Sultan Gowa dipaksa untuk menandatangani Perjanjian Bongaya pada tanggal 18 November 1667.

Gubernur Jenderal Speelman kemudian membangun kembali benteng yang sebagian hancur oleh model arsitektur Belanda. Bentuk benteng yang berbentuk persegi panjang dengan empat bastion, ditambahkan satu bastion lagi di sisi barat. Nama benteng kemudian disebut Fort Rotterdam, yang merupakan nama tempat kelahiran Speelman.

Sejak itu Fort Rotterdam berfungsi sebagai pusat perdagangan dan penimbunan hasil bumi dan rempah-rempah serta pusat pemerintahan Belanda di Nusantara Timur (Indonesia).

Posted In  Bangunan BersejarahDestinasi LiburanHiburanLokalPerjalanan & Petualangan and  Wisata

0858-6141-4155

Pusat Konveksi Kaos Bandung Jetset 169, Sukaluyu, Bandung City, West Java, Indonesia

Selasa 08.00–18.00 Rabu 08.00–18.00 Kamis 08.00–18.00 Jumat 08.00–18.00 Sabtu 08.00–18.00 Minggu 08.00–18.00 Senin 08.00–18.00

7CD14D92

Pusat Konveksi Kaos Bandung Jetset 169

Bergerak dalam di bidang Konveksi Kaos Baju di Bandung dan merupakan PUSATnya Konveksi Tempat Bikin-Pembuatan Kaos Sablonan ONLINE Harga Kaos Baju Paling Murah dengan Kualitas DISTRO tetap Terjaga dengan BAIK , Konveksi Kaos ASLI Buatan Bandung paling terkenal di Indonesia yaitu di Jalan SURAPATI Bandung sebab Kualitas & Harga yang Bisa Bersaing Murah Meriah | Pusatnya Konveksi Kaos Jetset ada di kota Bandung Jl. Surapati 169.

Kami adalah Perusahaan Pabrik Kaos Sablon Berkelas Home Industri namun Kualitas Pengerjaan Untuk Baju Distro Clothingan Sangat bisa di andalkan tentu dengan harga yang standar Murah Terjangkau di saku Siswa Pelajar Mahasiswa , Konveksi Bandung mengerjakan ber-Macam2 Baju Seragam Olah Raga  Kaos JAS ALMAMATER Kelas Kampus Angkatan Yang Ber-PUSAT di kota Bandung Tempat Pusat-nya Konveksi Pembuatan – Pemesanan Baju Kaos Jaket Secara Online Yang sudah sangat Terpercaya , Terbaik & TerMurah Di Seluruh Kota Bandung Jakarta Indonesia .

Menerima Pesanan Pembuatan berbagai macam produk konveksi : Tempat Bikin Kaos Jaket Kemeja Murah, buat Jas Alamamter , tempat bikin Baju Seragam Sekolah Kuliah Karyawan Kantor karyawan harga Paling Murah. Tempat industri konveksi dalam pembuatan Baju Seragam Pakaian Dinas Kantor PNS , TNI Tentara , ABRI , POLISI , TELKOM Bank Swasta & Negeri Pemerintah Harga Paling MURAH .

Konveksi www.kaos-bandung.com adalah Pusat Tempat Bikin Pesan Kaos Murah , anda bisa bikin Kaos Baju seragam Dengan Harga yang Murah & Miring..!! sebab kami adalah Pusatnya Central Kaos Murah BANDUNG SURAPATI 169 .

Pabrik Tempat Pusat Konveksi Bikin JAKET KAOS JAS KEMEJA Di Bandung | Tempat konveksi Bandung Tempat Produksi | Tempat Bikin Pembuatan Pemesanan  Kaos Sablon Murah | Tempat Bikin JAKET Motor – Club – Komunitas Motor – Organisasi , Konveksi Bikin Jaket Kelas Himpunan Kampus Sekolah Murah.

Posted In  Distributor & SupplierIklan BarisIndustri & PerusahaanTekstil & Garment and  Toko Pakaian

(022) 6646249

Barokah Stocklot's, Baros, Cimahi City, West Java, Indonesia

Selasa 08.00–17.00 Rabu 08.00–17.00 Kamis 08.00–17.00 Jumat 08.00–17.00 Sabtu 08.00–17.00 Minggu 09.00–16.00 Senin 08.00–17.00

022 6646249

7ED85AE6

Baju Branded dengan Harga Grosiran

Bisnis yang saat ini sedang naik daun apalagi kalau bukan bisnis fashion. Setelah booming dengan pakaian muslimah, kini bisnis pakaian branded semakin digandrungi. Apalagi harga yang ditawarkan kepada konsumen tak menguras kantong.

Semakin klop saat kondisi ekonomi sedang melambat, tentu banyak orang yang berupaya bertahan dengan kondisi boleh dibilang mepet. Di saat itulah sebenarnya bisa dicari peluang untuk bisa bertahan agar kantong gak ikut-ikutan morat marit. Buka bisnis tentu bisa menjadi salah satu jawaban, agar bisa mendapat sampingan.

Menjadi reseller atau agen dari sebuah produk tentu bisa menjadi jawaban karena tidak memerlukan biaya yang membuat kantong tercekik. Jawaban itu ada di stokbaju.com. Apalagi buat Anda yang notabene adalah ibu rumah tangga dan ingin berbisnis rumahan untuk menambah pemasukan. So, berbisnis menjadi agen atau reseller stokbaju.com adalah pilihan tepat.

Stokbaju.com adalah supplier dan distributor stocklot garment, baju anak branded, yang berada di Cimahi Bandung Indonesia. Produk kami sudah tersebar di seluruh nusantara bahkan mancanegara.

Posted In  Distributor & SupplierIklan BarisIndustri & Perusahaan and  Tekstil & Garment

0812-2279-2260

Agen Herbal, Palasari, Bandung City, West Java, Indonesia

Senin 08.00–20.00 Selasa 08.00–20.00 Rabu 08.00–20.00 Kamis 08.00–20.00 Jumat 08.00–20.00 Sabtu 08.00–20.00 Minggu 08.00–20.00

Pusat Herbal Murah Bandung

kami merupakan salah satu penjual toko obat herbal di bandung yang sudah berdiri dari tahun 2008. kami senantiasa melayani para agen dan distributor herbal diseluruh indonesia.

Posted In  Iklan BarisToko Obat and  Toko Online

+62 22 82782400

Jln. Raya Lembang Nomor 108, Cihideung Kabupaten Bandung Barat

Sabtu 09.00–21.00 Minggu 09.00–21.00 Senin 09.00–21.00 Selasa 09.00–21.00 Rabu 09.00–21.00 Kamis 09.00–21.00 Jumat 09.00–21.00

Farmhouse merupakan salah satu destinasi wisata terbaru yang lagi ramai dikunjungi di Lembang. Jika penasaran dengan rumah Hobbit yang sangat unik dan khas itu, kamu tak perlu jauh-jauh pergi ke Selandia Baru. Cukup datang ke Lembang, lebih tepatnya ke Farmhouse Susu Lembang yang beralamat di Jl. Raya Lembang no. 108, Cihideung, Bandung, Jawa Barat. 

Farmhouse yang ada di Lembang ini merupakan tempat wisata baru yang dikelola oleh perusahaan penjual susu di Bandung. Selain rumah Hobbit, banyak juga hal lain yang dapat kamu nikmati di sini. Tempat ini sangat cocok bagi kamu yang gemar berfoto. Di sini, bisa didapati rumah-rumah bergaya Eropa, lengkap dengan taman yang mengelilinginya.

Kamu juga bisa berfoto dengan memakai kostum tradisional Eropa yang sudah disediakan. Tempat wisata yang satu ini memang didesain dengan tema pedesaan Eropa, sehingga kamu pun dapat menemukan hewan seperti biri-biri, sapi, dan kuda.

Tersedia kafe-kafe yang seperti umumnya segala hal di tempat ini, didesain dengan unik dan artistik. Fasilitas lain yang disediakan pengelola tempat ini adalah toilet dan musala. Yang pasti sekarang ada ungkapan yang lagi ngehits di kalangan wisatawan: “Belum sah wisata di Bandung kalau belum selfie di Rumah Hobbit”.

Posted In  Bangunan BersejarahCafeGaleri dan BudayaHangoutHiburanKulinerLokal and  Wisata

(022) 4201667

Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani Nasution

Senin - Kamis, Sabtu 08.00 - 15.00 WIB Harga Tiket Masuk: Rp 5000 Minggu dan Hari Libur, 08.00 - 16.00 WIB Harga Tiket Masuk: Rp 6000 Jum'at TUTUP kecuali LIBUR NASIONAL

YAYASAN TAMAN LALU LINTAS ADE IRMA SURYANI NASUTION BANDUNG (YTLL-AISN) mengemban dan melaksanakan Misi dan Visi dari suatu Perkumpulan Sosial bernama PERKUMPULAN BADAN KEAMANAN LALU LINTAS (BKLL) dengan STATUS Badan Hukum SK Menteri Kehakiman RI termuat dalam tambahan Berita Negara RI tgl. 12 Maret 1961 No. 21 yang berpusat di Jakarta dan mempunyai cabang-cabangnya di kota-kota besar di Indonesia dn salah satunya di Bandung didirikan sekitar tahun 1951.

Posted In  Galeri dan BudayaHangoutPermainan & WahanaTaman Kota and  Wisata

(022) 7271714

Jl. Padasuka No.118,Pasirlayung,Cibeunying Kidul,Kota Bandung, Jawa Barat

Jumat 08.00–17.00 Sabtu 08.00–17.00 Minggu 08.00–17.00 Senin 08.00–17.00 Selasa 08.00–17.00 Rabu 08.00–17.00 Kamis 08.00–17.00

5 Maret 1929, adalah hari di saat pasangan suami istri Wiranta dan Imi dikarunia putra keenam mereka, yang kemudian diberi nama Udjo.
Udjo kecil sudah memperlihatkan bakatnya dan ketertarikannya dalam dunia seni, musik dan budaya sejak usia balita. Udjo mempelajari Angklung dalam dua tangga nada dasar, yaitu diatonik dan pentatonik, hal ini menjadikannya mahir untuk memainkan berbagai jenis musik, mulai dari musik tradisional Sunda dan lagulagu popular Indonesia, serta juga, lagu dari negara Belanda.
Kepiawaiannya dalam berkesenian terus berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Dan kemudian Udjo menjadi seorang guru kesenian di beberapa sekolah di Bandung. Keinginannya untuk terus maju mendorongnya untuk mempelajari kesenian langsung dari para maestro kesenian Sunda, mereka adalah : Mang Koko sang ahli Kecapi; Rd. Machyar Angga Kusumahdinata seorang guru gamelan; dan Daeng Soetigna sang inventor Angklung diatonik. Tak lama kemudian, Udjo didaulat untuk menjadi asisten dari Daeng Soetigna, dan kemudian mewakilinya untuk memimpin sebuah pertunjukan musik.

Saung Angklung Udjo (SAU) merupakan sebuah tujuan wisata budaya yang lengkap, karena SAU memiliki arena pertunjukan, pusat kerajinan bambu dan workshop untuk alat musik bambu. Kehadiran SAU di Bandung menjadi lebih bermakna karena kepeduliannya untuk terus melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Sunda – khususnya Angklung – kepada masyarakat melalui sarana pendidikan dan pelatihan

Dengan atmosfer segar Tatar Parahyangan di kawasan Bandung Timur, SAU menjadi tempat yang tepat untuk menikmati keunikan dari dominasi bambu, dimulai dari elemen interior dan landscape sampai dekorasi dan gemerincingnya suara alat musik bambu. Sehingga menggambarkan keharmonisan diantara alam dan budaya, karenanya, tidaklah mengherankan apabila SAU kini berkembang menjadi sebuah tujuan pengalaman wisata budaya yang lengkap – tempat untuk bisa merasakan kebudayaan sunda sebagai bagian dari kekayaan warisan budaya dunia.

Posted In  Edukasi & KursusGaleri dan BudayaKomunitas & Layanan Non ProfitKursus LainnyaLokalMusik & InstrumentOleh-oleh dan JajananSeni & Kesenian and  Wisata

(022) 2786027

Jl. Peneropong Bintang,Lembang,Kabupaten Bandung Barat,Jawa Barat

Jumat Tutup Sabtu 09.00–13.00 Minggu Tutup Senin Tutup Selasa Tutup Rabu Tutup Kamis Tutup

Observatorium Bosscha adalah lembaga riset yang berada di bawah naungan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Bandung (FMIPA ITB). Hingga saat ini, Observatorium Bosscha merupakan satu-satunya observatorium besar di Indonesia. Bersama-sama dengan Program Studi Astronomi, FMIPA ITB, Observatorium Bosscha menjadi pusat penelitian, pendidikan, dan pengembangan ilmu Astronomi di Indonesia.

Selain mengemban tugasnya dalam penelitian dan pendidikan, Observatorium Bosscha melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat, baik dalam bentuk kegiatan rutin maupun kegiatan yang sifatnya insidental bergantung pada terjadinya fenomena astronomi yang menarik. Observatorium Bosscha pun membuka peluang kolaborasi dan belajar bagi mahasiswa maupun peneliti dari berbagai tempat di seluruh dunia. Peneliti dan mahasiswa dari berbagai tempat telah datang untuk melakukan pengamatan astronomi, melakukan analisis data astrofisika, belajar instrumentasi, dan lain sebagainya. Observatorium Bosscha juga menerima mahasiswa maupun peneliti yang ingin belajar topik-topik non-astronomi yang relevan, misalnya tentang sejarah, bangunan, manajemen, serta lingkungan di Observatorium Bosscha.

Tahun 2004, Observatorium Bosscha dinyatakan sebagai Benda Cagar Budaya oleh Pemerintah. Oleh karena itu, keberadaan Observatorium Bosscha dilindungi UU Nomor 2/1992 tentang Benda Cagar Budaya. Selanjutnya, tahun 2008, Pemerintah menetapkan Observatorium Bosscha sebagai salah satu Objek Vital nasional yang harus diamankan.

 

Posted In  Bangunan BersejarahEdukasi & KursusGaleri dan BudayaHangoutHiburanLaboratoriumLokalMuseum and  Wisata